Jembatan II Barat, No: 5
+628119234562
info@topogroup.co.id

5 Alasan Indonesia Termasuk Negara Berkembang

Topo Group adalah Kontraktor dan Jasa Cat Marka Jalan Bandara, Jasa Epoxy Lantai, Jasa Floor Hardener, Jasa Pengecatan Lapangan, Jasa Kontruksi Baja Murah Terbaik Dan Berkuallitas

5 Alasan Indonesia Termasuk Negara Berkembang

5 Alasan Indonesia Termasuk Negara Berkembang

5 Alasan Indonesia Termasuk Negara Berkembang – Indonesia adalah negara yang mempunyai sumber daya alam melimpah, suku yang beragam dan kebudayaan yang tidak ada habisnya. Namun, kekayaan yang dimiliki Indonesia ternyata belum menjadikan Indonesia menjadi negara maju. Hingga saat ini Indonesia masih tercatat sebagai negara berkembang. Lalu apa saja yang menyebabkan Indonesia termasuk dalam negara berkembang? Berikut ini merupakan beberapa alasan Indonesia termasuk negara berkembang di Asia Tenggara:

1. Tingkat Pertumbuhan Penduduk Tinggi

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terpadat ke-4 di dunia setelah Cina, India dan Amerika Serikat. Jumlah penduduk Indonesia saat ini mencapai kurang lebih 255,5 juta jiwa. Jumlah penduduk ini akan terus naik dari tahun ke tahun karena tingginya laju pertumbuhan di Indonesia. Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia sendiri tergolong tinggi yaitu mencapai 1,49 persen. Pertumbuhan penduduk yang tinggi memunculkan berbagai masalah dan dampak negatif bagi rakyat dan negara bila tidak segera ditindak lanjuti.

Peningkatan populasi di Indonesia menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap sandang, pangan dan papan, sayangnya penawaran terhadap barang-barang ini tidak dapat disuplai dalam jangka waktu pendek karena kurangnya faktor pendukung, seperti modal, bahan baku, tenaga kerja terlatih, dan sebagainya. Hal ini menyebabkan harga barang naik, sehingga biaya hidup rakyat menjadi lebih mahal dan memunculkan kemiskinan.

2. Tingginya Angka Pengangguran

Tingginya angka pengangguran di Indonesia tidak lepas dari faktor pertumbuhan penduduk di Indonesia. Tingginya jumlah pencari kerja tidak berbanding lurus dengan ketersediaan lapangan pekerjaan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada bulan Februari 2017 mencapai 5,33 persen yang artinya jumlah pengangguran di Indonesia tercatat sebanyak 7,01 juta orang. Tingginya angka pengangguran tersebut dapat menjadi masalah bagi perekonomian Indonesia, karena akan berimbas pada produktivitas dan pendapatan masyarakat, sehingga menjadi penyebab utama timbulnya kemiskinan dan problematika sosial lainnya.

3. Pembangunan Infrastruktur yang Belum Merata

Kemajuan sebuah negara dapat dinilai dari pembangunan infrastruktur yang merata di setiap daerah. Pemerataan pembangunan berperan penting dalam keberhasilan perekonomian sebuah negara. Selain itu, pemerataan pembangunan juga berimbas pada kesejahteraan masyarakat. Hingga tahun 2017 pembangunan infrastruktur di Indonesia secara umum belum bisa dikatakan merata, karena selama ini pembangunan infrastruktur hanya terpusat di Jawa, sangat minim pembangunan infrastruktur yang dilakukan di daerah luar Jawa yang terpencil dan daerah perbatasan. Kendati sudah ada peningkatan pembangunan infrastruktur berbagai sektor di daerah terpencil, seperti di Papua, Kalimantan, dan Sumatera, hal itu belum sepenuhnya bisa mendukung perekonomian nasional. Sebab, pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah belum bisa dilakukan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

4. Tingginya Angka Kemiskinan

Angka kemiskinan di Indonesia menurut Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 27,77 juta jiwa atau 10,6 persen dari total penduduk Indonesia. Tingginya angka kemiskinan di Indonesia menjadi pekerjaan rumah utama bagi pemerintah. Karena angka kemiskinan menjadi indikator perekonomian sebuah negara. Angka kemiskinan di Indonesia didasarkan pada tingkat ketidakmampuan penduduk dalam memenuhi kebutuhan pokok. Masalah kemiskinan di Indonesia disebabkan oleh banyak faktor, beberapa diantaranya pendidikan yang rendah, kemampuan (skill) yang rendah, tingkat pertumbuhan yang tinggi, dan tidak meratanya pembangunan infrastruktur.

5. Pendidikan Berkualitas yang Belum Merata

Alasan Indonesia termasuk negara berkembang selanjutnya adalah dari segi pendidikan. Pendidikan merupakan faktor utama dalam membangun karakter bangsa dan penggerak perekonomian suatu negara. Sayangnya, di Indonesia pendidikan yang berkualitas belum seluruhnya bisa diakses oleh masyarakat di Indonesia, terlebih masyarakat golongan tidak mampu dan masyarakat yang berada di daerah terpencil. Masalah ekonomi nampaknya menjadi permasalahan utama dalam akses untuk memperoleh pendidikan yang baik dan hambatan menjadi Indonesia sebagai negara dengan pendidikan terbaik. Kendati sudah ada program Bantuan Operasional Sekolah (BOS), akses pendidikan yang berkualitas belum sepenuhnya bisa dinikmati oleh seluruh siswa di Indonesia karena orang tua siswa masih harus membayar biaya-biaya lain setiap tahunnya.

berikut adalah postingan mengenai 5 Alasan Indonesia Termasuk Negara Berkembang

(Visited 7 times, 1 visits today)

 

No Comments

Add your comment

error: Content is protected !!