Jembatan II Barat, No: 5
+628119234562
info@topogroup.co.id

Di Negara Firlandia Cuma Jadi Pengangguran, Terima 8,49 Juta Perbulan Agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Topo Group adalah Kontraktor dan Jasa Cat Marka Jalan Bandara, Jasa Epoxy Lantai, Jasa Floor Hardener, Jasa Pengecatan Lapangan, Jasa Kontruksi Baja Murah Terbaik Dan Berkuallitas

Di Negara Firlandia Cuma Jadi Pengangguran, Terima 8,49 Juta Perbulan Agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Pemerintahnya bereksperimen uang itu bisa membuat mereka mendapatkan pekerjaan. Sukseskah?

Setiap orang akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa mendapat pekerjaan. Dengan pekerjaan itu mereka bisa mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Pengangguran adalah hal paling Menakutkan. 

Namun sebuah negara kaya raya akan sumber daya membuat kebijakan yang cukup mengejutkan untuk negara-negara miskin atau berkembang yang penduduknya umumnya memliki penghasilan rendah 

Dilangsir dari World Economic Forum. Sabtu,16 Februari 2019, pemerintah Finlandia setiap bulannya ternyata memberikan tunjangan US$600 sebulan (US$8,49 juta) ke para pengangguran.

Tentu saja dana itu tak diberikan begitu saja. Pemerintah berharap dana tunjangan ini digunakan untuk memberikan semangat para pengangguran untuk bekerja.

Finlandia memang tengah berupaya keras menghilangkan kemiskinan serta menurunkan ketidaksetaraan gender dan kehilangan pekerjaan melalui Percobaan ini. Pemerintah juga optimistis pemberian tunjangan ini bisa menghemat uang jangka panjang.

Meskipun ditentang oleh kritikus karena rencananya terlalu mahal dan tak praktis, gagasan itu didukung oleh pendiri Microsoft Inc., Bill Gates, dan founder Facebook, Mark Zuckerberg.

Lantas, bagaimana hasilnya?

Berhasilkan Ekspersimen Ini?

Selama dua tahun pertama, peserta diberikan uang sekitar US$630 (Rp8,9 juta) per bulan. Pemberian insentif ini menunjukkan efek positif bagi kesehatan dan setres. Tapi, tak ada peningkatan status pekerjaan.

“ Tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara kelompok dalam hal pekerjaan. Namun, hasil survei menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok untuk aspek kesejahteraan,” tulis para peneliti.

Para peneliti menyebut pengangguran penerima bantuan mengalami masalah yang lebih sedikit daripada yang tidak. “ Mereka yang berada dalam kelompok uji juga jauh lebih percaya diri dalam masa depan dan kemampuan untuk berpengaruh terhadap suatu masalah sosial,” kata dia. 

(Visited 28 times, 1 visits today)

 

No Comments

Add your comment

error: Content is protected !!